Monday, August 27, 2007


PESONA BATAM YG MEMUDAR
Eh ... tahun ini banyak sekali lulusan baik dari sekolah kejuruan maupun sarjana yang semuanya itu pasti membutuhkan lapangan kerja...... Dan bagi anda yang ingin mengadu nasib ke batam.... jangan tergesa dulu. Mungkin catatan ini sedikit memberi gambaran tentang kerja di batam.IPESONA BATAM YG MEMUDAR
Eh ... tahun ini banyak sekali lulusan baik dari sekolah kejuruan maupun sarjana yang semuanya itu pasti membutuhkan lapangan kerja...... Dan bagi anda yang ingin mengadu nasib ke batam.... jangan tergesa dulu. Mungkin catatan ini sedikit memberi gambaran tentang kerja di batam.
Batam yang gersang (tidak ada pertanian walaupun ada sebagian kecil yang berusaha bercocok tanam), namun dari segi teritorial sungguh menjanjikan karena berdekatan dengan negara supermaju asia yaitu Singapore. Banyak sekali peluang kerja dan peluang usaha namun semua itu perlu pemikiran yang matang untuk dijadikan sandaran mengingat masih banyaknya persoalan didalamnya.
Yang mencari lapangan kerja mungkin perlu berpikir lagi karena ternyata UMR di batam tidak lebih tinggi dari di Jakarta misalnya. Apalagi dengan moleknya batam yang menambah semakin menggiurnya para pencari kerja untuk di batam. dan itu menambah semakin beratnya persaingan. Untuk kehidupan di batam misalnya. Dengan UMR yang kurang lebih 860.000 per bulan sungguh tidak memungkinkan bagi pekerja yang istrinya dirumah untuk menghidupi kehidupan mereka. Untuk detail contohnya : Si Jenggot dengan anak satu kerja di PT dengan penghasilan UMR. Untuk kost satu kamar kecil dengan dapur dan kamar mandi jadi satu sebulan Rp 450.000. Beli susu anaknya 150.000 Untuk makan 3 orang Rp. 500.000. Dari sini sudah kelihatan betapa kurangnya gaji UMR tersebut. Belum termasuk listrik-air-untuk keperluan lainnya-menabung untuk pulang mudik atau masih banyak kebutuhan lain untuk hidup di batam.
Demikian dulu tulisan pertama ini mungkin lain kali disambung dengan cerita realitas tentang kehidupan di batam ini.
Load disqus comments

0 komentar